Rabu, 10 Mei 2017

A H O K

Denpasar, 10 Mei 2017


Hari Selasa, tanggal 09 Mei 2017, mungkin merupakan hari yang sangat kelam dan kelabu dalam hidupku, karena mau tidak mau dan suka tidak suka aku menjadi saksi hidup dari keganasan kaum "mayoritas" di Indonesia yang dengan "gagah" perkasanya bertamengkan ajaran "agama" menjatuhkan dan merebut kebebasan seseorang yang sangat jujur, anti korupsi, bersih dan selalu menjadi pelindung dan pelayan masyarakat yang bernama BASUKI TJAHAJA PURNAMA atau yang dikenal dengan nama AHOK.

Perjalanan Ahok menjadi gubernur DKI Jakarta mungkin bisa dibilang sebuah kebetulan yang mungkin ahok sendiri tidak menduga dia akan menjadi gubernur DKI Jakarta, dimulai pada saat Pilpres 2014, diamana Jokowi maju sebagai Capres dan memenangkan pilpres di tahun 2014, setelah Jokowi dilantik sebagai Presiden RI, ahok pun "naik" jabatan dari yang sebelumnya plt Gubernur menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sejarah mencatat pada tahun 2014 Indonesia memiliki Presiden baru dan DKI Jakarta memliki Gubernur baru.

Semenjak ahok menjabat sebagai gubernur, dia selalu "merendahkan" dirinya dengan menyebut bahwa dia adalah "PELAYAN MASYARKAT", dimana dia selalu berbicara kepada seluruh jajaran PNS bahwa mereka digaji menggunakan uang rakyat jadi harus bekerja dan melayani masyarakat dengan baik dan jujur.

Apakah dengan kerendahan hatinya itu ahok menjadi dicintai oleh seluruh masyarakat Jakarta??? ternyata tidak, karena ahok merupakan merupakan sosok yang sangat tegas dan tanpa kompromi terhadap orang-orang yang menurutnya tidak jujur dan berusaha mencuri uang rakyat. Dengan sosok yang tegas dan tanpa kompromi para begal-begal APBD, koruptor dan pengusaha-pengusaha curang dan tidak jujur menajdi kehilangan "penghasilan" dan "mata pencaharian" dan ahok pun makin dibenci oleh mereka. Ahok tidak peduli kepada meraka yang berusaha mencuri uang rakyat, karena ahok yakin rakyat Jakarta yang sudah bosan dengan keculasan dan kecurangan begal-begal APBD, koruptor dan pengusaha-pengusaha curangakan selalu dan setia mendukungnya. Dan dengan penuh keyakinan ahok melangkah dengan gagah untuk memperbaiki dan melayani masyarakat.

Ahok tidak pernah takut, dia selalu bekerja keras untuk membuat perubahan agar Jakarta sebagai ibu kota menjadi lebih baik, ahok memperbaiki semua hal di Jakarta dari birokrasi, banjir, transportasi, kemacetan, dan sebagainya, sungguh banyak karya ahok untuk jakarta, sungguh banyak waktu, pikiran dan tenaga ahok tercurah untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik, kenapa ahok sampai melakukan itu?? padahal gubernur-gubernur yang terdahulu tidak seperti itu, jawabannya sungguh sederhana, karena ahok adalah "pelayan masyarakat"

Tidak jarang ahok harus melawan arus dan dimusuhi oleh banyak pihak karena dia berkata jujur dan membela yang benar, ahok pantang menyerah, karena dia yakin karena Tuhan selalu bersama orang yang bersih dan jujur.

ahok pernah dikatakan "anjing" oleh oknum DPRD, bagaimana tanggapan ahok?? dengan sangat-sangat rendah hati dia mengakui dirinya "anjing", iya, ahok adalah "anjing" penjaga uang rakyat dari oknum -oknum  DPRD yang korup,  kenapa dia rela dikatakan "anjing", sekali lagi karena dia adalah "pelayan masyarakat"

Hari Selasa, tanggal 9 Mei 2017, raga ahok terkurung di balik kerasnya jeruji besi, hati ini seperti teriris, sedih dan marah, tetap ahok dengan ketegaran hatinya menyerukan kepada relawan dan kita semua bahwa perjuangan belum selesai, ahok meminta kita semua untuk terus berjuang dijalan yang benar untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik.

Raga ahok boleh terkurung an dibungkam, tetapi tidak dengan jiwa dan pikirannya, karena hati, jiwa dan pikiran ahok selalu  untuk Indonesia tercinta. Doa dan Cinta kami untuk ahok tidakan bisa dihalangin oleh jeruji besi.




Untuk anakku Tristan,
suatu saat jika tristan sudah mengerti, akan banyak aku ceritakan sosok yang bernama ahok, seseorang keturunan china yang merupakan minoritas di Indonesia, tetapi memiliki hati dan jiwa yang lebih nasionalis dari orang yang katanya "pribumi", kita akan berbicara tentang kehebatan dan sepak terjang seseorang yang bernama ahok memperjuangkan kebenaran.

Tristan, jangan pernah berkecil hati karena kita berbeda (minoritas) tetapi banggalah terhadap perbedaan itu, bukankah vas bunga akan lebih cantik jika berisi bunga yang berbeda??

Tristan, jangan pernah membenci Indonesia, tetaplah mencintai Indonesia, tetaplah berbuat baik kepada sesama walau mungkin mereka melihat kita berbeda, berkaryalah untuk Indonesia dan jangan pernah takut selama kita jujur dan benar.







Sabtu, 10 November 2012

Hari Pahlawan

Selamat Hari Pahlawan!!!!, itu lah yang aku lihat sepanjang hari, baik di iklan TV, Facebook, Twitter, Broadcast BB dan status teman-teman di BB. Sebenarnya siapa sih pahlawan itu??atau siapakah pahlawan itu?? kalau menurut aku, jaman sebelum merdeka pahlawan itu adalah seseorang yang mengorbankan jiwa raga nya untuk membebaskan bangsa dari belenggu penjajahan (itu arti pahlawan versi penulis lho, hehehe). kalau pengertian pahlawan jaman sudah merdeka adalah seseorang yang rela melakukan apa saja (maksudnya melakukan hal-hal yang positif lho) untuk lingkungan sekitarnya. Contohnya nie aku kasi tahu, seorang tukang sampah mengambil sampah seminggu 3 kali, berarti dia memerdekan kita dari serangan sampah yang bau, tidak semua orang khan mau jadi tukang angkut sampah??? hehehehe, maka dia bisa disebut pahlawan, terus seorang membuat usaha baru dan mempekerjakan banyak orang, maka dia disebut pahlawan juga, karena tidak membantu pemerintah dalah usaha memberantas penjajah yang namanya kemiskinan, betul tidak??? dan masih banyak contoh lainnya yang ada disekitar kita.
Sebenarnya setiap orang bisa jadi pahlawan, dengan tindakan yang sangat sederhana, seperti mematuhi peraturan lalu lintas, membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak sarana publik, dll. Cuma segitu aja sudah disebut pahlawan??? Ya, iyalah, karena pahlawan itu khan teladan, panutan kita semua, oleh karena kita sudah memberikan contoh yang baik maka pantes donk kita disebut pahlawan, hehehehe, tidak usah melakukan hal-hal yang besar untuk menjadi pahlawan, cukup yang kecil dan sederhana saja dan memberikan contoh yang baik pada lingkungan sekitar maka aku yakin kita akan jadi pahlawan, jangan aja menajadi pahlawan kesiangan lho.hahahaaha.

 Selamat hari pahlawan semuanya............


Jumat, 09 November 2012

T O K E K

Suatu sore disaat pulang kerja, dengan badan yang sangat lelah setelah seharian berkutat dengan kerjaan yang bernama "angka-amgka" yang menguras pikiran dan tenaga. (sok sibuk nih ceritanya) aku dikejutkan oleh binatang yang bernama TOKEK. Rasa lelah dan penat tiba-tiba hilang berganti dengan rasa takut yang membuat kaki lemas melihat binatang yang bisa dibilang kakek dari kakek buyutnya cicak menempel di dinding dapur. Otak berpikir keras bagaimana cara mengusir buyutnya si cicak ini, segeralah aku mengambil SAMSUNG ku dan meng"GOOGLE" "bagaimana cara mengusir TOKEK", munculah berbagai macam cara, dari dengan cara menangkap dengan menggunakan sarung tangan dan jaring, boro-boro mau nangkap pake tangan, noleh aja sudah buat nyali ciut seciut ciutnya, segera ku hapus cara ini dari pikiranku, kemudian dengan cara menabur tembakau, cara ini lebih aneh lagi, dimana cari tembakau ngerokok aja tidak dan cara paling ekstrim dengan menyemprotkan (maaf nie bukan maksudnya promosi, hehehehe) baygon/HIT, otak berpikir lagi (kayaknya kebanyakan berpkir, kagak ngusir2 si TOKEK. hehehehe), ini mah bukan ngusir tapi buat mabuk si TOKEK dbisa menyabut nyawa si TOKEK (cara ini dihapus lagi dari pikiran). Setelah berpikir lagi hingga matang atau bisa dibilang sampai busuk, aku memutuskan melawan kakek buyut cicak alias TOKEK dengan masukan dari kakekku, biar adil KAKEK vs KAKEK, lari lah aku mengambil BB ku dan menanyakan cara mengusir si TOKEK, dan dengan sangat bijaksananya beliau menjawab, beliau sangat takut TOKEK dan beliau tidak tau cara mengusir si TOKEK, kakekku (bukan Kakek buyut si TOKEK lho) menanyakan ke saudara kandungnya (Kakek buyut cicak di kroyok nie, 2 kakek VS Kakek buyut Cicak aka TOKEK), beliau menyarankan mengusir dengan sapu (sangat simple ternyata).Baeklah, tanpa pikir panjang (capek kebanyakan mikir dari tadi ^-^) aku mengambil perlengkapan perang yaitu sapu, tudung saji, semprotan air dan senter *kok aneh ya perlengkapan perangya???*. Yang aku lakukan pertama adalah membuka pintu lebar lebar, kemudian dengan gagah berani atau lebih tepatnya keberanian yang terpaksa aku geser lemari tempat si TOKEK sembunyi, aku takut takuti dengan sapu, ternyata GAGAL, malah sapu nya yang takut alias PATAH, hehehehe..untung msh ada sapu cadangan, aku coba usir lagi, ku semprot si tokek dengan air, lalu kusenterin (konon katanya TOKEK takut terang) dan ku pukul-pukul lemari tempat dia sembunyi, puji syukur usaha keduaku ini tak sia-sia, si TOKEK kabur keluar rumah dan hatiku bersorak dengan riang "HOREEEEEEEEEEEEEEEE" si TOKEK kabur, kemenangan besar buat aku, hehehehehe. Maaf ya TOKEK, mengusir mu dari tempat yang menurutmu nyaman, tapi kmu harus mengerti aku seperti aku mengerti kamu (oalahh kok kyak lagu NOAH sich???) hehehe, klo lemari tempat kamu berdiam diri itu tempat menaruh makanan, bukan tempatmu istirahat. Jangan balik lagi sembunyi di balik lemari ya TOKEK, karena aku g yakin apa aku seberani ini lagi, hehehehehe...

 ( Catatan si TOKEK)




Sabtu, 16 Mei 2009

Sebuah Kesabaran

Suatu saat secara tidak sengaja aku melihat sebuah tulisan yang maknanya begitu dalam, aku lupa siapa menulisnya, tetapi apa salahnya jika aku tulis kembali dalam blog ini.

jika seseorang bertanya padaku "hal hebat apa yang pernah kamu lakukan dalam hidupmu?"jawabku, "belajar menjadi sabar."

jika sebuah pertanyaan diajukan padaku, "hal menyebalkan apa yang paling tidak kausukai"jawabku, "harus bersabar"

jika kau tanya "hal apa yang membuatmu sedih?"jawabku, "kesabaran"

jika orang di sampingku bertanya padaku, "hal apa yang menjadikanmu sekuat ini?"jawabku, "sabar yang aku punya"

jika sepucuk surat bertanya padaku, "hal apa yang ingin kau capai dalam hidupmu?"jawabku, "menjadi penyabar""

tetapi apa yang kamu lakukan jika seseorang tidak menghargai kesabaranmu?"aku DIAM.....(TANPA JAWABAN)

_n.n_